Kurikulum

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi.

Kurikulum dibuat untuk mencapai learning outcome yang juga memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya yang mendukung  tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi. Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran, assesment (pengukuran capaian) dan evaluasi.

Kurikulum juga telah dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya keterampilan utama (hard skills) dan keterampilan, kepribadian serta perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

Berikut penjelasan detal tentang kompetensi utama lulusan berdasarkan pada dua kurikulum yaitu kurikulum 2011–2015 dan kurikulum 2015–2019.:

Kompetensi utama yang diformulasikan adalah sebagai berikut :

Lulusan memiliki kompetensi utama sebagai komunikolog, kompetensi tersebut meliputi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude) yang merupakan implementasi dari tiga ranah pendidikan, yaitu kognitif, psikomotorik, dan afektif dalam dunia kerja terkait dengan kebutuhan kemampuan komunikasi.

  1. Kompetensi Umum

Berdasar kriteria ranah pendidikan, maka kompetensi pendidikan Sarjana Ilmu Komunikasi meliputi:

  1. Pengetahuan dan Pemahaman (knowledge)
  2. Memahami teori dan perspektif ilmu Komunikasi
  3. Memahami perkembangan teknologi informasi dan bidang kajian ilmu komunikasi.
  4. Memahami relevansi permasalahan dalam setiap bidang kajian.
  5. Memahami metodologi keilmuan.
  1. Keterampilan (skill)
  2. Analitik
    1. Mampu menerapkan metodologi keilmuan dalam penelitian sehingga dapat melakukan analisis yang kritis.
    2. Menguasai salah satu bidang kajian tertentu berdasar bidang peminatan ilmu komunikasi.
  3. Manajerial
    1. Memiliki kemampuan mengelola berbagai praktek kegiatan komunikasi berdasarkan wilayah peminatan masing-masing.
    2. Memiliki keterampilan melakukan penelusuran informasi ilmiah dan publikasi ilmiah.
  4. Praktis
    1. Memiliki kemampuan praktis yang mendukung kompetensi keilmuan dan keterampilan (softskill) yang relevan dengan perkembangan dunia kerja, seperti: kemampuan bahasa asing, penguasaan aplikasi komputer, dan public speaking.
  5. Sikap (attitude)
    1. Memiliki sikap kritis dalam kehidupan akademik maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
    2. Memiliki pemahaman sikap untuk bersikap positif dalam bidang kepemimpinan dan kerjasama dengan orang lain di ranah organisasi bidang komunikasi.
  1. Kompetensi Peminatan

Selain Kompetensi Utama Jurusan, Jurusan ilmu komunikasi memiliki tiga (3) peminatan yaitu, Studi Komunikasi dan Media, Public Relations dan Manajemen Komunikasi. Kompetensi tersebut adalah

Kompetensi Minat: Studi Komunikasi dan Media

  1. Kemampuan (ability)

Mahasiswa yang menempuh peminatan bidang Studi Komunikasi dan Media diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:

  1. Menguasai dan menganalisis berbagai perkembangan media informasi dan komunikasi dalam berbagai perspektif teori media.
  2. Meneliti dan mengembangkan berbagai perkembangan media komunikasi serta dampaknya bagi masyarakat.
  • Berfikir alternatif dan kritis dalam merespons perubahan perkembangan media komunikasi.
    1. Keterampilan (skill)

Mahasiswa di peminatan Studi Komunikasi dan Media diharapkan memiliki keterampilan sebagai berikut:

  1. Menerapkan kemampuan jurnalistik dalam wilayah kerja bidang multimedia komunikasi baik cetak,radio, televisi, dan media online.
  2. Menguasai kemampuan mengelola media baik cetak, radio, televisi dan media online.
  • Memanfaatkan teknologi komunikasi dalam aplikasi studi.
  1. Sikap (attitude)

Mahasiswa di peminatan Studi Komunikasi dan Media diharapkan diharapkan memiliki sikap sebagai berikut:

  1. Jujur;
  2. Kreatif;
  • Inovatif;
  1. Produktif
  2. Pengetahuan (knowledge)

Mahasiswa dalam peminatan Studi Komunikasi dan Media diharapkan memahami dan menguasai berbagai kajian teoritik ilmu komunikasi khususnya media melalui berbagai kegiatan diskusi, seminar, penulisan karya tulis, dan lainnya.

Kompetensi Minat: Manajemen Komunikasi

  1. Kemampuan (ability)

Mahasiswa yang memilih minat Manajemen Komunikasi diharapkan mampu untuk memiliki kemampuan untuk mengetahui dan memahami konsep-konsep komunikasi dalam praktek dunia bisnis seperti branding, komunikasi pemasaran hingga advertising serta mampu menerapkan konsep-konsep tersebut dalam mengelola praktek Manajemen Komunikasi di organisasi.

  1. Keterampilan (skill)

Mahasiswa yang mengambil peminatan Manajemen Komunikasi diharapkan mempunyai keahlian teknis sebagai berikut:

  1. Mampu memformulasikan strategic branding
  2. Mampu mendesain perencanaan dan program komunikasi khususnya terkait dalam bidang manajemen bisnis dan sosial
  • Memiliki kemampuan dalam membuat desain komunikasi visual untuk kepentingan aplikasi dalam Manajemen Komunikasi.
  1. Mampu merumuskan strategi pemasaran yang berbasis pada kemampuan komunikasi
    1. Sikap (attitude)

Mahasiswa yang mengambil peminatan Manajemen Komunikasi diharapkan memiliki sikap sebagai berikut:

  1. Memiliki pemikiran terbuka
  2. Kreatif;
  • novatif;
  1. Profesional;
  2. Produktif;
  3. Pengetahuan (knowledge)

Mahasiswa yang mengambil peminatan Manajemen Komunikasi diharapkan memiliki ilmu pengetahuan dan kemampuan menganalisis fenomena dengan dicirikan melalui:

  1. Hasil-hasil ujian;
  2. Diskusi;
  • Praktikum;
  1. Karya-karya kreatif bidang Manajemen Komunikasi.

Kompetensi Minat: Public Relations

  1. Kemampuan (ability)

Mahasiswa dalam peminatan public relations diharapkan memiliki kemampuan sebagai berikut:

  1. Memahami dengan baik teori-teori, konsep-konsep yang berkaitan dengan Public Realtions, Komunikasi Organisasi, Manajemen PR, Komunikasi Antar Pribadi yang berbbagai konsep penting dalam mengelola praktek PR.
  2. Mendesain sebuah citra sebuah organisasi yang .baik dengan pengelolaan pola komunikasi dan iklim yang mendukung bagi pencitraan organisasi.
  • Memahami dan menganalisis setiap fenomena organisasi sebagai informasi penting dalam membangun citra positif organisasi.
    1. Keterampilan (skill)

Mahasiswa dalam peminatan public relations diharapkan memiliki keahlian dalam:

  1. Menjalin hubungan dan Berkomunikasi yang baik dengan setiap publik organisasi baik internal maupun eksternal.
  2. Memiliki kemampuanpengenalan masalah, penyusunan program perencanaan, pelaksanaa dan menganalisis serta mengavaluasi setiap kegiatan public relations bagi sebuah organisasi.
  • Memiliki kemampuan membuat sebuah program perencanaan dan pelaksanaan kegiatan public relations seperti media relations, community relations, internal & external relations.
  1. Sikap (attitude)

Mahasiswa dalam peminatan public relations diharapkan memiliki sikap sebagai berikut:

  1. Memiliki pemikiran terbuka;
  2. Proaktif;
  • Memiliki pemikiran kreatif
  1. Profesional;
  2. Komunikatif;
  3. Kritis dan Analitis;
  • Jujur dan Bertanggungjawab
  1. Pengetahuan (knowledge)

Mahasiswa dalam peminatan public relations  menguasai berbagai teori dan konsep public relations serta perkembangan organisasi baik swasta dan pemerintah dalam kaitannya dengan pembentukan citra positif bagi organisasi dan jalinan hubungan baik serta upaya saling pengertian dengan publiknya. Mahasiswa dalam peminatan ini mampu mengenali dan memahami perkembembangan kajian komunikasi khususnya wilayah public relations dan perkembangan organisasi baik perusahaan ataupun pemerintahan untuk itu dapat dilakukan dengan :

  1. Diskusi dan seminar
  2. kegiatan praktikum;
  • studi banding dan ekskursi.
  1. penyusunan program kreatif Public Relations

Kompetensi Lulusan Ilmu Komunikasi—tingkat sarjana–akademik berdasarkan Kurikulum Ilmu Komunikasi 2015 – 2019

  1. Poin Sikap dan Tata Nilai

Sikap lulusan Sarjana-Pasal 6 ayat (4) huruf a bagi lulusan pendidikan akademik, vokasi, dan profesi:

  1. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika;
  3. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  4. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila;
  5. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  6. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  7. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;  menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
  8. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
  9. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  1. Poin Keterampilan Kerja Umum

Pengetahuan dan Ketrampilan Dasar Umum Ilmu Komunikasi

  1. menerapkan ilmu Komunikasi melalui penalaran ilmiah berdasarkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif;
  2. mengkaji pengetahuan dan atau teknologi di bidang Komunikasi berdasarkan kaidah keilmuan, atau menghasilkan karya desain/seni beserta deskripsinya berdasarkan kaidah atau metoda rancangan baku, yang disusun dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir;
  3. mempublikasikan hasil tugas akhir atau karya desain/seni, yang memenuhi syarat tata tulis ilmiah, dan dapat diakses oleh masyarakat akademik;
  4. menyusun dan mengkomunikasikan ide dan informasi bidang Ilmu Komunikasi secara efektif, melalui berbagai bentuk media kepada masyarakat akademik;
  5. mengambil keputusan secara tepat berdasarkan analisis dalam melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya; mengelola pembelajaran diri sendiri;
  6. mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya.

Mahasiswa PS S1 Ilmu Komunikasi miminal menguasai sejumlah kompetensi pendukung, yang konsisten dengan kompetensi utama. Kompetensi pendukung merupakan kompetensi yang berkesinambungan dengan kompetensi Utama. Kompetensi ini terintegrasi dengan berbagai keahlian yang diperoleh mahasiswa dalam perkuliahan. Kompetensi tersebut dapat dilihat dari kemampuan pekerjaan, antara lain:

Lulusan Jurusan Ilmu Komunikasi PS S1 memiliki kesempatan untuk masuk ke dalam beragam bidang pekerjaan antara lain:

SIMPLE SIDE TAB