Desi Dwi Prianti lulus dari s1 ilmu komunikasi universitas diponegoro dgn gelar cumlaude pd thn 2009 mendapatkan beasiswa stuned neso utk menempuh master of international communication management di the hague university belanda. Setelah merasa cukup mengenal dunia praktisi di bidang manajemen komunikasi terutama pada konteks organisasi internasional, Desi memutuskan untuk menerjuni apa yg menjadi minatnya selama ini, critical studies. Pada tahun 2015 dengan beasiswa dr pemerintah Indonesia melalui BPPLN, Desi mendapatkan posisi PhD candidate di utrecht university Belanda departemen media dan budaya dengan proyek riset mengenai perubahan narative maskulinitas di masyarakat kontemporer Indonesia.

Bidang Kajian : Manajemen Komunikasi

Publikasi:

  • Toward Westernized Body, dipublikasikan pada IIFAS Conference “Borderless Communities and Nation Borders: Challenges of Globalisation” (2016).
SIMPLE SIDE TAB