Dalam upaya menjalankan amanah Undang-undang No. 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 13 c, d, dan e; KPK mempunyai wewenang untuk melaksanakan Pendidikan Antikorupsi pada setiap jenjang pendidikan; merancang dan mendorong terlaksananya program sosialisasi TPK; dan melakukan kampanye antikorupsi kepada masyarakat umum”. Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK telah mendorong serangkaian program pendidikan, kampanye, dan sosialisasi antikorupsi di setiap jenjang pendidikan termasuk Perguruan Tinggi atau Kampus.

Melalui fungsi trigger mechanism, Direktorat Dikyanmas berhasil mendorong Kemristekdikti (sebelumnya Ditjen Dikti Kemendikbud) melaksanakan program ToT Pendidikan Antikorupsi kepada Dosen dari Perguruan Tinggi seluruh Indonesia secara berkelanjutan. Komunitas Mahasiswa Antikorupsi juga berhasil dibangun di sejumlah Perguruan Tinggi. Komunitas-komunitas ini sudah banyak melakukan upaya-upaya antikorupsi melalui kegiatan-kegiatan penyadaran ke Masyarakat seperti Seminar, Sosialisasi, Gerakan Zero Cheating, Dongeng Antikorupsi, dll. Walaupun begitu, peran serta mahasiswa dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi yang didasarkan keilmuan dan keahlian akademis masih sangat kurang.

Untuk mendukung implementasi PAK dan penanaman nilai-nilai integritas, Direktorat Dikyanmas juga mengembangkan media dan peralatan/perlengkapan antikorupsi yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Saat ini media dan peralatan/perlengkapan antikorupsi untuk jenjang Perguruan Tinggi dirasa sangat kurang dibandingkan dengan jenjang PAUD serta Pendidikan Dasar dan Menengah. Karena itu, salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Festival Integritas Kampus 2016 (Lomba Kampanye Sosial Integritas Kampus).

Kegiatan Festival Integritas Kampus 2016 (Lomba Kampanye Sosial Integritas Kampus) adalah suatu bentuk lomba bagi Mahasiswa jurusan Komunikasi dan mahasiswa jurusan lainnya yang mendalami ilmu Komunikasi dan Kampanye Sosial, dalam membangun integritas dan sikap antikorupsi melalui pengembangan dan pemanfaatan media kampanye sosial.

Kegiatan ini akan menjadi suatu wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan keilmuan yang diperoleh, khususnya ilmu Komunikasi, untuk pembangunan integritas dan pemberantasan korupsi. Kegiatan ini juga menghasikan produk-produk,media komunikasi antikorupsi yang bisa diimplementasikan di lingkungan kampus dan didesiminasikan ke kampus-kampus seluruh Indonesia. Selain itu, lomba ini juga dapat didorong untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan peserta Mahasiswa dari jurusan atau dasar kompetensi yang berbeda, sehingga menghasilkan produk/media antikorupsi yang berbeda pula.

Peserta kegiatan lomba adalah Mahasiswa jurusan Komunikasi dan jurusan lainnya dengan target melakukan kegiatan kampanye sosial ke seluruh Mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi mereka sendiri. Kegiatan ini diharapkan mendorong gerakan pembangunan integritas dari diri sendiri dan lingkungannya.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan Festival Integritas Kampus 2016 antara lain:

Menciptakan partisipasi civitas akademika di Perguruan Tinggi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi dan pembangunan integritas;
Meningkatkan kapasitas dalam pengembangan media-media kampanye sosial integritas;
Menghasilkan media kampanye sosial antikorupsi dan integritas;
Memanfaatkan media-media kampanye sosial integritas sebagai bahan eskalasi internalisasi nilai-nilai integritas dan antikorupsi.

Output Kinerja yang dihasilkan adalah media-media kampanye sosial integritas, laporan/panduan implementasi kampanye sosial integritas, dan jejaring mahasiswa/agen integritas di lingkungan Perguruan Tinggi.

Dengan dilaksanakannya Festival Integritas kampus 2016 (Lomba Kampaye Sosial Integritas Kampus) diharapkan partisipasi yang lebih luas civitas akademika Perguruan Tinggi dalam kegiatan pembangunan integritas dan upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Hal ini akan melengkapi program/kegiatan integritas dan antikorupsi yang sudah ada yang terkait dengan Perguruan Tinggi, seperti ToT PAK Perguruan Tinggi, KKN Tematik Antikorupsi, Pusat Kajian dan Advokasi Antikorupsi, Perkuliahan dan Sosialisasi Antikorupsi, dll. Pada akhirnya cita-cita Tri Dharma Perguruan Tinggi terlaksana yang diantaranya melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat terkait integitas, antikorupsi, perbaikan sistem, dan pelayanan publik yang baik.

Lomba kampanye integritas kampus untuk mahasiswa se-kota Malang. 5 tim finalis terpilih akan didanai masing-masing 20 juta untuk kampanye, tim pemenang ada hadiah juara 1, Rp 15 juta, juara, 2 10 juta, juara 3, RP 7.5 juta. Maksimal proposal dikumpulkan 20 September 2015. Terbuka untuk mahasiswa di seluruh kota Malang bisa lintas jurusan.

Poster dan Informasi Pendaftaran Klik di sini.

SIMPLE SIDE TAB