Ilmu pengetahuan merupakan sesuatu yang dinamis. Ia tidak pernah habis untuk dikembangkan. Stagnanasi ilmu pengetahuan hanya dapat terjadi ketika manusia berhenti mengupayakanya. Ia ada sepanjang sejarah peradaban manusia. Bahkan Hegel mengungkapkan bahwa ilmu pengetahuan sebagai akumulasi perkembangan manusia. Ia merupakan usaha manusia merefleksikan masa lalu, mendefinsikan hari ini, dan upaya menjangkau masa depan. Berhenti mengusahakannya hanya menempatkan manusia pada batas garis masa lalu. Manusia tidak berhenti mengembangkannya karena dunia terus bergerak.

Hal serupa terjadi pada sebuah teori. Ia bukan sesuatu yang ada dalam ruang hampa. Penemuan terhadap sebuah teori mungkin relevan dalam ruang dan waktunya, tetapi ia memiliki berbagai keterbatasan. Tidak hanya membutuhkan kritik, sebuah teori juga memerlukan pengembangan. Ia juga tidak bisa serta-merta diaplikasikan perlu ada beragam penyesuaian sesusai dengan konteks kebutuhannya. Penyesuaian yang bukan berarti mereduksi sebuah teori, tetapi memiliki kemungkinan untuk mengembangkan teori itu sendiri.

Malang, 27 Februari 2014- Dalam rangka meningkatkan aktivitas serta pengetahuan mahasiswa di bidang akademis, Jurusan Ilmu komunikasi Universitas Brawijaya mengadakan Discuss and Kolokium bertemakan Elaboration likelihood model on media effect and marketing communication yang tepatnya diadakan di lantai 3 gedung baru Fisip Universitas Brawijaya. Seminar ini diinisiasi oleh Dr. Antoni, dengan pemakalah mahasiswa-mahasiwi yang menjadi bimbingan skripsinya meliputi Andina Dyah, Maylinda Mulya, Branti Nurghida dan Ivan Dwi S serta Verdy Firmantoro selaku moderator.

Seminar yang berangkat dari sebuah teori yang kemudian diaplikasikan mahasiswa dengan kajian skripsi yang berbeda dihadiri oleh cukup banyak peserta terutama dari mahasiswa ilmu komunikasi terutama yang akan menyiapkan skripsi. Seminar ini bertujuan untuk menciptakan akademic culture di lingkungan kampus yang diharapkan ke depanya bisa secara reguler dilakukan dengan membahas teori yang sama namun dalam contoh kasus fenomena yang beragam dan berbeda sudut pandang yang tentunya dikaji dalam ranah komunikasi. Dengan diadakanya seminar discuss and kolokium ini, diharapkan acara ini dapat menjadi forum terbuka untuk diskusi khususnya untuk anak-anak komunikasi sebagai wadah untuk sharing dan berbagi ilmu pengetahuan di bidang komunikasi.

Saya berharap ke depanya acara semacam ini akan terus berjalan secara reguler dan akan menjadi tradisi. Mari kita ciptakan aktivitas akademik yang menyenangkan di lingkungan kampus”, begitulah sambutan yang dilontarkan oleh Dr. Antoni dalam kesempatan awal tersebut. Sangat menarik melihat ke empat pemateri dengan mengangkat teori yang sama namun dengan topik isu yang berbeda-beda. Topik inilah yang menjadi bahan diskusi pada acara discuss and kolokium yang nantinya akan dibawa oleh keempat pemateri kedalam penelitian yang lebih dalam dan berlanjut pada skripsi. Oleh karena itu, dengan diadakan acara ini akan membekali,menyiapkan serta memberi gambaran teman-teman semester awal tentang bagaimana cara menulis serta melakukan penelitian untuk skripsi nantinya.

Ke depanya acara ini akan terus berlanjut dengan mengangkat topik yang sama namun dengan fenomena yang berbeda. Tidak hanya aktif dalam kegiatan yang nonakademis, namun mahasiswa jurusan ilmu komunikasi FISIP Universitas brawijaya diharapkan juga aktif dalam kegiatan akademik, salah satunya dengan berpartisipasi dalam acara ini. Jika acara ini dilaksanakan secara rutin, maka tidak menutup kemungkinan atmosfer akademik akan tercipta dan akan kental dirasakan sehingga akan membantu mahasiswa jurusan ilmu komunikasi itu sendiri dalam mengatasi kesulitan baik didalam kelas maupun yang akan mempersiapkan skripsi. Kegiatan-kegiatan positif ini perlu diseimbangkan agar setiap mahasiswa mendapatkan ilmu yang dibutuhkan sebagai lulusan ilmu komunikasi FISIP Universitas Brawijaya yang siap mempraktekkan teori yang telah dipelajari pada bangku perkuliahan dan dapat mempraktekan ilmunya di masayarakat.

SIMPLE SIDE TAB