se 2013

Berbicara tentang wisata tentu banyak memunculkan berbagai macam ekspektasi, dimana salah satu alasan utamanya adalah untuk refreshing. Namun hal berbeda dilakukan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMANIKA) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Brawijaya yang kembali menyelenggarakan konsep wisata edukatif bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi.

Dalam rangka menciptakan pembelajaran di luar kampus, HIMANIKA mengadakan studi ekskursi pada 24 September 2013 sampai 29 September 2013 ke Jakarta, Bandung dan Jogja. Kegiatan ini dikemas dengan mengelaborasikan antara aspek pendidikan dan hiburan sehingga mahasiswa tidak jenuh hanya belajar dalam suasana kehidupan kampus yang sarat akan tugas. Di sisi lain, program ini sebagai wadah bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk mengetahui bagaimana gambaran masa depan mereka di dunia kerja.

Studi ekskursi ini diikuti oleh 44 mahasiswa, dengan beberapa dosen yang mendampingi. Semua berkumpul di Universitas Brawijaya sebelum dilakukan pemberangkatan pada pukul 10.00 WIB. Mereka terlihat sangat antusias.

Saat perjalanan, rombongan dua kali berhenti untuk istirahat sholat dan makan. Pertama di Tuban pukul 14.00 WIB dan kedua di Kendal pada pukul 21.00 WIB. Hampir seharian melakukan perjalanan, tibalah di Jakarta tepat pukul 05.00 WIB. Rombongan tiba di masjid Istiqlal untuk menunaikan sholat subuh dan persiapan untuk melakukan kunjungan pertama di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Di sana rombongan disambut oleh Kepala Pusat Informasi dan Humas dan Direktur E-Business Depkominfo dilanjutkan dengan  melakukan seminar bertema Aplikasi Informatika sebagai Penggerak Ekonomi.

Setelah seminar selesai, rombongan bergegas melakukan kunjungan kedua. Tepat pukul 13.00 WIB rombongan tiba di gedung Trans TV. Di sana rombongan dibentuk menjadi dua kelompok oleh tim Public Relations  (PR) Trans TV untuk diantar mengelilingi studio-studio. PR Trans TV mengenalkan kepada para mahasiswa bagaimana terjun di dunia pertelevisian sambil berjalan observasi studio TV. Setelah berkeliling dan observasi, cukup banyak dari peserta yang berminat melanjutkan karirnya di dunia media setelah selesai menempuh studi.

Rombongan melanjutkan perjalanan menuju Metro TV sebagai tujuan ketiga. Rombongan mengikuti live TV program Kick Andy yang bertema pemuda. Peserta merasa bangga dapat ikut ambil bagian dalam acara. Harapan mahasiswa yang ingin berpartisipasi dan terlibat langsung dalam program televisi akhirnya terpenuhi. Beberapa peserta dari universitas lain juga nampak antusias dalam mengikuti acara ini.

Hari ketiga rombongan mengunjungi London School Public Relations. LSPR merupakan sekolah tinggi khusus ilmu komunikasi yang mempelajari komunikasi secara spesifik. Di tempat ini rombongan dapat belajar banyak tentang proses belajar mengajar yang diterapkan di sebuah institusi yang murni berbasis ilmu komunikasi. Segala fasilitas dan kelengkapan yang merepresentasikan ilmu komunikasi sangat memadai. Sehingga mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang diperolehnya untuk langsung dipraktikkan.

Selanjutnya rombongan menuju lokasi periklanan terkemuka nasional, Dwi Sapta. Di sini rombongan diajarkan tentang cara merancang iklan dan promosi yang baik atas sebuah produk. Dari tempat inilah banyak dihasilkan iklan-iklan terbaik yang sangat diterima publik. Materi tentang iklan dan promosi tersebut sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswa peminatan managemen komunikasi.

Pada hari ke empat rombongan mengawali perjalanan dengan sedikit refreshing. Rombongan berkunjung ke Kawah Putih yang terdapat di kota Bandung. Setelah itu kami melakukan kunjungan studi ke Universitas Padjajaran dan mengadakan sharing keorganisasian bersama senat mahasiswa dan semua himpunan mahasiswa fakultas Ilmu komunikasi yang ada disana.

Setelah kami merampungkan agenda di Jakarta dan Bandung, akhirnya rombongan menuju Jogja. Di tempat ini rombongan mengunjungi Pantai Parangtritis dan Malioboro sebagai wisata belanja dan budaya. Seluruh peserta sangat menikmati perjalanan ini karena disepanjang perjalanan terdapat games seru dari panitia sebagai pemecah keheningan. Mereka senang dan mendapat banyak pengalaman telah mengikuti studi ekskursi ini.

 

*Ditulis oleh divisi Public relations Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya 2013 dengan beberapa perubahan

SIMPLE SIDE TAB